Susur Sungai "Adopsi Kali Brantas", Kaline Resik Uripe Becik

27 Dec 2021 15:02:47
Responsive image


Hari keempat setelah pelantikan, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam pelaksanaan program 99 hari kerja pertamanya melakukan kegiatan susur kali Adopsi Sungai Brantas dengan tema ‚ÄúSTOP BUANG SAMPAH POPOK DI SUNGAI, KELOLA SAMPAH HIDUP BERSIH, SEHAT BERNILAI", Minggu (17/02/2019). Bhakti keenam Program Nawa Bhakti Satya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak ini mengamanatkan untuk menjadikan dan mengembalikan Sungai Brantas menjadi sumber kehidupan. 15 (lima belas) kab/kota di jatim dilewati sungai Brantas. Diah Susilowati selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim dalam laporannya dihadapan Ibu Gubernur menjelaskan bahwa pelaksanaan Adopsi Sungai Brantas ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar STOP Buang Sampah Popok di Sungai, mengelola Sampah dan Pola Hidup Bersih. Sementara dalam sambutannya Gubernur Khofifah mengajak seluruh warga yang tinggal di sepanjang sungai Brantas dan masyarakat Jawa Timur pada umumnya untuk menjadi relawan dan ikut menjaga Sungai Brantas dan menghilangkan budaya yang salah selama ini yaitu membuang popok dan sampah ke sungai. 

Data yg dikeluarkan Ecoton menunjukkan masyarakat jawa timur menggunakan 3 (tiga) juta popok/hari dan sebagian besar berpotensi terbuang ke sungai Brantas dan menjadikan penurunan kualitas sungai yg berdampak mengganggu kualitas hidup masyarakat dan ekologi 30 jenis spesies asli sungai brantas. Program ini dilakukan secara berkelanjutan dengan membersihkan serta mengawasi 99 jembatan dari masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Akan disediakan 99 kontainer sampah di sekitar jembatan. Selain itu, juga akan dilakukan MOU bersama pelaku usaha di sepanjang DAS Brantas untuk mewujudkan Industri bersih berkelanjutan.

Kegiatan Adopsi sungai ini dimulai tepat pukul 8.30 mulai titik awal lokasi kantor Perum Jasa Tirta I Gunungsari dan berhenti sejenak di titik kedua RT 6 RW 2 Jambangan untuk bersilaturahmi dan bersosialisasi dengan warga kampung setempat. Di lokasi ini dilakukan pengucapan ikrar Relawan Jogo Kali yang dikomandoi Ketua Ecoton Prigi Arisandi, pembagian secara simbolis 33 kontainer sampah, dilanjutkan penebaran 50.000 benih ikan dan penanaman pohon bersama bapak Sekda Jatim Heru Tjahyono, dan Kepala Dinas LH Jatim Diah Susilowati. Kegiatan susur kali Adopsi Sungai Brantas ini berakhir di titik Karang Pilang. Kaline resik... uripe becik (r@ss)