SIARAN PERS

Selamat Hari Iedul Fitri 1440 H dan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia 2019

Selamat Hari Iedul Fitri 1440 H dan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia 2019

operator dlh | Rabu, 05 Juni 2019 - 10:37:08 WIB | dibaca: 168 pembaca

Bertepatan dengan Hari Yang Mulia Hari Raya Iedul Fitri 1440 H, kita seluruh dunia juga memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia (5 Juni 2019). Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia (HLH) tahun ini ditandai dengan warning dari World Health Organization (WHO) tentang salah satu ancaman terbesar manusia yaitu POLUSI UDARA yang menyatakan kurang lebih 7 juta manusia meninggal karena Polusi Udara (kendaraan bermotor, industri, pertanian dan pembakaran sampah). Sehingga tidak heran bila United Nation Environment (UNEP) mengangkat tema “Kendalikan Polusi Udara” (BEAT AIR POLLUTION) untuk tema HLH tahun ini.
Secara nasional kita menggunakan tema “BIRU LANGITKU, HIJAU BUMIKU” sebagai gambaran upaya kita bersama dalam mengendalikan polusi udara sangat berkaitan dengan upaya untuk menata bumi kita menjadi lebih hijau. Untuk mengurangi dampak polusi udara, maka upaya yang dapat dilakukan selain penerapan penggunaan bahan bakar bersih standar Euro 4 dan Bio Diesel (B20), juga dengan memperbanyak taman kota, membangun trotoar untuk pejalan kaki, membangun jalur bersepeda, membangun sarana transportasi massal yang ramah lingkungan, membangun ruang publik dengan konsep taman hijau, tempat pejalan kaki yang teduh dan nyaman, serta mendorong usaha perubahan perilaku secara terus menerus untuk tidak membuang sampah secara sembarangan.
Pengelolaan Sampah merupakan Isu Strategis dalam RPJMD Provinsi Jawa Timur 2019 – 2024 untuk mewujudkan Visi Jawa Timur yaitu “Terwujudnya Masyarakat Jawa Timur yang Adil, Sejahtera, Unggul dan  Berakhlak dengan Tata Kelola Pemerintahan yang Partisipatoris Inklusif melalui Kerja Bersama dan Semangat Gotong Royong”. Hal ini juga telah sesuai dengan Nawa Bhakti Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2019-2024 dimana Pengelolaan Sampah merupakan tujuan Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk mewujudkan JATIM HARMONI melalui peningkatan kualitas lingkungan dengan pelaksanaan “Pembangunan yang Berwawasan Lingkungan untuk Menjamin Keselarasan Ruang Ekologi, Ruang Sosial, Ruang Ekonomi dan Ruang Budaya”. Upaya Pengelolaan Sampah yang telah dilaksanakan dalam berbagai program kegiatan di Jawa Timur antara lain adalah Program Kali Bersih (PROKASIH), Bank Sampah, 3R, Pengelolaan Gas Metan dan TPA serta Gerakan Bersih Sungai dan Kawasan Pesisir di 38 Kab/Kota.
Saat ini timbulan sampah di Jatim rata-rata mencapai 18.500 ton/hari dan diperkirakan hanya separuh saja yg tertangani sedangkan sisanya banyak dibuang begitu saja oleh masyarakat (non TPS dan ke sungai). 17 % lebih sampah yg dihasilkan masyarakat tersebut berupa limbah plastik berbahaya. Pemprov Jatim bersama Pemerintah Kab/Kota terus melaksanakan berbagai macam program dan aksi penyadaran masyarakat secara langsung melalui relawan lingkungan dan juga menyediakan drop box tempat sampah maupun membangun TPS di beberapa lokasi sepanjang aliran Sungai Brantas untuk mengurangi budaya masyarakat yg masih seenaknya membuang sampah terutama popok ke sungai. 
Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang JAKSTRADA telah menetapkan target hingga 100 persen sampah terkelola dengan baik dan benar pada tahun 2025 melalui bermacam program dan kegiatan antara lain yang telah dilakukan yaitu Edukasi dan Sosialisasi kepada masyarakat,  Program Desa/Kelurahan Berseri, Sarana dan Prasarana dsb. Saat ini, sudah seluruh 38 Kab/Kota di Jawa Timur telah menyusun dokumen JAKSTRADA. Hal ini merupakan amanat UU Nomor 18 Tahun 2008 dimana wewenang pengelolaan sampah 60 persen ada berada ditangan pemerintah daerah. Selanjutnya, terkait dengan program Adipura yang telah berjalan akan dilakukan revitalisasi agar dapat mewujudkan Indonesia Bersih Sampah pada tahun 2025. 
Selama 2018, capaian kinerja IKLH Provinsi Jawa Timur untuk Indeks Kualitas Air (52,96), Indeks Kualitas Udara (83,50) dan Indeks Kualitas Tutupan Lahan (63,56). Sedangkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Jawa Timur adalah 66,36 yang artinya masih diatas IKLH Nasional yaitu 65,14 dengan kategori Cukup Baik. Diharapkan Jawa Timur akan mencapai target IKLH menjadi 66,51 pada tahun 2019.
Secara umum, IKU Jawa Timur masuk dalam kategori 6 Provinsi (Riau, Lampung, Dki Jakarta, Jawa Timur, Banten dan Kalimantan Selatan) yang mengalami peningkatan kualitas udara yang sangat baik. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa jumlah kendaraan di Jawa Timur terus mengalami peningkatan dan menyumbang gas CO2 ke angkasa. Disamping itu, potensi jumlah di jawa timur juga berkontribusi menyumbang polusi udara yang sangat besar.
Untuk itu, upaya pengendalian polusi udara, wajib diimbangi dengan gerakan menanam pohon untuk menambah kapasitas reduksi polusi udara. Jawa Timur telah turut melakukan upaya rehabilitasi lahan kritis 22.326 Ha, konservasi kawasan hutan seluas 10.300 Ha, kegiatan penghijauan melalui RTH dan Non RTH seluas 263.857,62 Ha dan reboisasi kawasan seluas 7.010,75 Ha dengan jumlah pohon yang telah ditanam di daerah DAS dan Daerah Rawan Bencana sebanyak kurang lebih 87,5 juta batang pohon. Gerakan ini akan memberikan dampak yang lebih besar jika seluruh pihak swasta dan masyarakat ikut berpartisipasi penuh dengan target menanam dan memelihara 25 pohon asuh seumur hidup. Target ini dapat dilakukan dengan menanam dan memelihara 5 pohon saat jenjang Sekolah Dasar, 5 pohon pada jenjang SMP, 5 pohon pada jenjang SMU, 5 pohon pada jenjang Perguruan Tinggi dan 5 pohon pada saat menikah.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kab/Kota se Jawa Timur mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program penanaman 25 pohon seumur hidup dalam rangka menjaga kualitas udara, air, tanah serta ekosistem Bumi ini. Niat suci ini akan lebih bermakna dan bernilai ibadah bertepatan dengan momen suci di bulan Syawal ini. 
Kepada seluruh masyarakat Jawa Timur, mari satukan langkah dan niat kita untuk terus bersilaturahmi dengan Alam dengan menjaga kelestarian lingkungan kita dimanapun berada untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi penggunaan kemasan plastik dengan membawa thumbler tempat makan dan minum sendiri, menyediakan tempat sampah sendiri di kendaraan serta berbelanja dengan membawa tas belanja sendiri dari rumah.
Selamat Hari Lingkungan Hidup se-Dunia dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin (r@ss).





Komentar Via Website : 1
Tempat Wisata dan Hotel
23 Juni 2019 - 16:33:56 WIB
Selamat hari raya idul fitri. http://goo.gl/oKmyRq
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)