AKSI LINGKUNGAN

Kesiapsiagaan Bencana : Kita Menjaga Alam, Alam Menjaga Kita

Kesiapsiagaan Bencana : Kita Menjaga Alam, Alam Menjaga Kita

admindlh | Kamis, 02 Mei 2019 - 13:41:38 WIB | dibaca: 362 pembaca

Sebagaimana kita ketahui, Bencana Alam di Jawa Timur hadir silih berganti dalam beberapa waktu terakhir. Mulai Banjir di beberapa daerah seperti Madiun, Nganjuk, Ponorogo, Gresik dan Pasuruan, kemudian tanah longsor bahkan kekeringan di Lamongan. Kesadaran masyarakat dalam menghadapi Bencana Alam tidak hanya dengan kemampuan menyelamatkan harta benda dan nyawa semata tapi juga dengan kemauan untuk bersahabat dengan Alam. Kalo kita menjaga Alam maka Alam akan menjaga kita. Hal ini disampaikan Gubernur Khofifah @khofifah.ip saat memberikan sambutan dalam Gelar Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Jatim di lapangan Rampal, Malang, Selasa (30/4) pagi. Bencana terbesar saat ini adalah Bencana Sampah Plastik yang tidak hanya terjadi di Jawa Timur, namun di semua Provinsi di Indonesia. Bahkan, menurut Ibu Khofifah, Indonesia adalah peringkat ke 2 terbesar penyumbang Sampah Plastik di dunia setelah Negara China. Hal ini harus segera dihentikan, dan Ibu Khofifah mengajak masyarakat Jatim untuk ikut menghindari penggunaan plastik sekali pakai.
Langkah mengurangi sampah plastik dapat dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Diantaranya kepada ibu-ibu yang biasa berbelanja di pasar agar mengganti plastik dengan tas belanja yang dapat dipakai berulangkali. Gerakan ini harus terus diperluas dan digalakkan, sebab limbah sampah plastik sangat berbahaya. Ibu Khofifah mengingatkan bahwa saat ini sampah plastik yang berada dilautan dan terpecah menjadi butiran kecil (micropastik) yang banyak tertelan ikan di laut tanpa sengaja. Bila ikan tersebut kita konsumsi tentu sangat berbahaya bagi kesehatan manusia karena dapat menyebabkan kanker dan anomali reproduksi manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Khofifah memberi contoh masyarakat mengurangi konsumsi plastik dengan membawa thumbler air minum isi ulang yang diisi melalui air galon di lokasi. Selanjutnya, diserahkan 15 drop box tempat sampah bantuan dari Dinas LH Jatim oleh Kepala Badan BNPB Pusat, Letjen TNI Doni Monardo kepada 3 kelurahan di Kota Malang, sebagai simbol bagi masyarakat untuk selalu membuang sampah pada tempatnya (r@ss).
 





Komentar Via Website : 3
Pendaftaran Mahasiswa Baru
23 Juni 2019 - 16:57:31 WIB
Mari bersama kita jaga alam kita. http://goo.gl/YuAbXF
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)