PPID dan INFO TERBARU

Penghargaan Lingkungan Hidup Jawa Timur

Jawa Timur Terima 2 Penghargaan Kalpataru dari Menteri LHK

admindlh | Senin, 03 September 2018 - 09:44:57 WIB | dibaca: 1464 pembaca

Anugerah Kalpataru tahun 2018 diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri LHK Siti Nurbaya dalam puncak acara Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) di TWA Batu Putih, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (30/8/2018).

Penghargaan Kalpataru tahun 2018 ini diserahkan kepada10 individu (perseorangan) ataupun kelompok yang dinilai berjasa dalam melestarikan lingkungan hidup baik dalam merintis, mengabdi, menyelamatkan dan membina dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.

Dalam penghargaan Kalpataru tahun ini, Jawa Timur berhasil mendapatkan dua penghargaan untuk kategori Penyelamat Lingkungan atas nama Habitat Masyarakat Peduli Alam Raya (HAMPAR) dan Pembina Lingkungan atas nama Ir. Bambang Irianto. 
Habitat Masyarakat Peduli Alam Raya (HAMPAR) yang tahun ini mendapat penghargaan sebagai Penyelamat Lingkungan memang sejak awal telah aktif melakukan penyelamatan lingkungan. Dimulai dengan penyelamatan Telaga Buret, sumber air di Kecamatan Campurdarat Kab. Tulungagung, melalui reboisasi kawasan hutan negara yang rusak seluas 22,8 ha dan pengembangan ekowisata. HAMPAR juga berhasil memanfaatkan limbah penggergajian batu marmer yang diolah menjadi mozaik dan dolosit untuk bahan campuran semen sehingga mengurangi kegiatan pembakaran batu gamping.
 
Sementara untuk Pembina Lingkungan, Bambang Irianto yang  Ketua RW 23 Kelurahan Purwantoro, Kota Malang, bersama masyarakat di pemukiman padat berhasil mengatasi kesulitan air bersih, banjir dan sampah melalui Gerakan Menabung Air, Urban Farming, Pembangkit Tenaga Listrik Air, dan Bank Sampah. Bambang Irianto memulai upayanya dengan program GEMAR-Gerakan Menabung Air, yaitu memasukkan limpahan air hujan sebanyak-banyaknya ke dalam tanah melalui pembuatan sumur injeksi, lubang resapan biopori, perbaikan parit, dan pemanfaatan air berlebihan, yang dikombinasikan dengan pertanian perkotaan untuk menghijaukan dan membuat nyaman lingkungan.

Penghargaan Kalpataru tahun ini adalah yang ke 27 sejak diadakan pertama kali tahun 1980, total keseluruhan pemenang penghargaan ini sudah 368 individu atau kelompok. Penghargaan kalpataru merupakan amanah bagi penerimanya untuk tetap menjaga dan bahkan meningkatkan peranannya dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan. Kepeloporan para penerima penghargaan kalpataru ini akan direplikasi dan dikembangkan terus menerus, sehingga diharapkan akan memiliki daya ungkit kepada individu dan kelompok lain untuk mau ikut melindungi lingkungan hidup demi kelestarian ekologi, sosial dan ekonomi.

Penghargaan Kalpataru terbagi menjadi empat kategori, yaitu 1) Perintis Lingkungan, 2) Pengabdian Lingkungan, 3) Penyelamatan Lingkungan, dan 4) Pembina Lingkungan.

Tahun 2018 ini, Penghargaan Kalpataru dalam kategori Perintis Lingkungan diberikan kepada: Juwari dari Bantul DIY, dan Oday Komariyah dari Kabupaten Bandung Jawa Barat. Untuk kategori Pengabdi Lingkungan diberikan kepada Junaidi dari Kota Pekanbaru yang kegiatan pelestarian lingkungannya ada di Kabupaten Kampar, Riau, Widodo dari Bantul DIY, dan Wutmaili Romuty, S.Pd, ST, MT dari Ambon.

Selanjutnya untuk kategori Penyelamat Lingkungan Penghargaan Kalpataru diberikan kepada Yayasan Lembu Putih Taro dari Gianyar Bali, Kelompok Tani Ngudi Rejeki dari Patuk Gunung Kidul dan Habitat Masyarakat Peduli Alam Raya (HAMPAR) dari Tulungagung Jawa Timur.

Yang terakhir untuk kategori Pembina Lingkungan, Penghargaan Kalpataru diberikan kepada Ir. Bambang Irianto dari Kota Malang Jawa Timur, dan Mochamad Indrawan. Dr., M.Sc. dari Bogor yang kegiatan pelestarian lingkungannya dilakukan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Para penerima Penghargaan Kalpataru selain mendapat trophy dan hadiah, akan mendapat biaya pembinaan untuk mereplikasi upaya yang telah dilaksanakan dan diikutsertakan dalam program perhutanan sosial.

Pemberian Penghargaan Kalpataru ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran, membuka peluang bagi berkembangnya inovasi dan kreativitas, serta mendorong prakarsa masyarakat, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada individu maupun kelompok yang telah berpartisipasi aktif dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan. 

Seluruh pemenang penghargaan ini merupakan hasil dari Sidang Dewan Pertimbangan Penghargaan Kalpataru yang telah dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2018.(*)





Komentar Via Website : 42
Pendaftaran
08 September 2018 - 05:16:38 WIB
terus berkarya menciptakan hal-hal baru yang inovatif dan kreatif agar bisa menginspirasi banyak orang. http://goo.gl/qi2A1Q
CaraDasar.com
14 September 2018 - 10:56:19 WIB
Cara Menghapus Chromium Di Windows 7,8,10 Sampai Bersih https://caradasar.com/cara-menghapus-chromium-di-windows/
manfaat air teh untuk mata
09 Oktober 2018 - 14:41:59 WIB
terimakasih infonya sangat bermanfaat
obat tradisional penyakit paru paru
17 Oktober 2018 - 18:52:51 WIB
haturnuhun informasinya http://goo.gl/turZt5 http://goo.gl/jMYNtE
Obat jantung bengkak
30 Oktober 2018 - 11:03:07 WIB
informasinya sangat bermanfaat
Berikut Daftar 100 Orang Lebih Testimoni Jelly Gamat QnC
30 Oktober 2018 - 11:21:23 WIB
Sangat menginspirasi dan memotivasi ... sukses selalu buat website dan pemiliknya.
cara mengobati bronkitis kronis
13 November 2018 - 10:39:58 WIB
mantap artikelnya
cara mengobati asam lambung dengan kunyit
12 Desember 2018 - 10:47:16 WIB
makasih informasinya
AwalKembali 123... 5 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)