SIARAN PERS

Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Sebagai Pembina Program Kampung Iklim (PROKLIM) Terbaik Nasional

Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Sebagai Pembina Program Kampung Iklim (PROKLIM) Terbaik Nasional

operator dlh | Jumat, 04 Oktober 2019 - 09:56:44 WIB | dibaca: 796 pembaca

Provinsi Jawa Timur menyabet 2 (dua) kriteria penghargaan terbaik tingkat nasional dalam acara Festival Iklim Nasional Tahun 2019 dalam tema Upaya Pengendalian Perubahan Iklim, 2-4 Oktober 2019 di Gedung Manggala Wanabhakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) - Jakarta.

Penghargaan Terbaik pertama diberikan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang meraih penghargaan sebagai Pembina Program Kampung Proklim Tingkat Nasional, bersama lima kepala daerah lainnya yaitu Provinsi Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatra Barat, dan Sulawesi Barat.
Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar pada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Diah Susilowati mewakili Gubernur Jawa Timur yang berhalangan hadir.

Diah Susilowati menyampaikan, dengan diraihnya prestasi Pembina Program Kampung Proklim 2019 ini, Gubernur Khofifah dinilai telah meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi GRK (Gas Rumah Kaca). Diharapkan setelah diterimanya penghargaan tersebut, maka kegiatan yang dilakukan Provinsi Jatim ini bisa direplika daerah lainnya.

Penghargaan Terbaik Kedua diberikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim, Diah Susilowati dengan kategori Pelaporan Inventarisasi GRK Terbaik tingkat Nasional. Diah Susilowati menjelaskan, pada tahun 2020 telah ditargetkan penurunan emisi mencapai 34.036.414,96 tCO2eq baik dari sektor pertanian, kehutanan, energi, transportasi, industri dan pengelolaan limbah.

Dari kegiatan pemantauan emisi GRK Provinsi Jatim pada 2018 lalu dilakukan pada hasil peremajaan kendaraan AKDP dan berhasil menurunkan kadar CO2 sebesar 12.182,4 ton. Operasional bus pemadu moda Bandara Juanda sebesar 5.810 ton CO2, penyelenggaraan mudik balik gratis moda KA 2018 304,18 ton CO2 dan begitupula moda bus sebesar 15,46 ton CO2.  Selanjutnya penyelenggaraan kegiatan non motorized transportation sebesar 410,30 ton CO2, kegiatan car free day di kota Surabaya sebesar 32.904,58 ton CO2 dan di Malang sebesar 5.006,44 ton CO2.

Selanjutnya untuk penghargaan yang diraih Jawa Timur lainnya adalah berupa Thropy, yang diserahkan pada tiga kabupaten/kota di Jatim berkategori Proklim Utama yaitu Kabupaten Probolinggo di Desa Binor, Kota Blitar di Kelurahan Tanjungsari, dan Kota Malang di RW 07 Tlogomas. Masing –masing dari daerah tersebut memiliki kegiatan adaptasi dan mitigasi proklim yang menjadikan unggulan seperti adanya IPAL komunal, pemanfaatan 3R, sumber mata air, urban farming, komposter yang dimanfaatkan di tiap rumah warga,  rehabilitasi mangrove, serta kreativitas mencari peluang dan gebrakan terbaru dari masyarakat yang ada (r@ss).





Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)