AKSI LINGKUNGAN

Adopsi Sungai Brantas : Sungai Sumber Kehidupan, Jaga Sungai Jaga Lingkungan & Teruslah Menanam

Adopsi Sungai Brantas : Sungai Sumber Kehidupan, Jaga Sungai Jaga Lingkungan & Teruslah Menanam

operator dlh | Minggu, 03 November 2019 - 19:06:49 WIB | dibaca: 177 pembaca

Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa untuk ke 4 kalinya memprakarsai kegiatan bersih sungai Adopsi Sungai Brantas di Taman Brantas Indah, Mlirip Jetis – Mojokerto. Adopsi Sungai Brantas merupakan kegiatan rutin Gubernur dalam Jatim Harmoni untuk selalu bersama mengajak dan menginisiasi masyarakat untuk peduli lingkungan, STOP Buang Sampah di Sungai, mengelola sampahnya sendiri dan  Pola Hidup Bersih.

Agenda susur sungai kali ini Gubernur Khofifah turut didampingi Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, jajaran Forkopimda Kabupaten/Kota Mojokerto, Dunia Usaha, Direktur Perum Jasa Tirta II, Relawan Pemerhati Lingkungan dan Tokoh Masyarakat setempat.

Sebelumnya diadakan aksi serbu sampah yang diikuti oleh pelajar sekolah adiwiyata setempat dan ASN OPD/Instansi tingkat provinsi, dari 24 kelompok yang mengikuti rata2 berhasil mengumpulkan 23 – 28 kg sampah plastik atau total sekitar 600 kg sampah plastik. Dalam sambutannya Gubernur Khofifah terus mengingatkan kepada kita semua bahwa sungai bagian dari kehidupan, untuk kita smua harus menjaga sungai, menjaga lingkungan dan jangan pernah berhenti menanam.

Sebelum kegiatan susur sungai, Gubernur Khofifah membagikan sembako kepada para pemulung sampah dan melakukan penanaman pohon trembesi sumbangan pelaku dunia usaha di DAS Brantas sebanyak 500 pohon, Bantuan Drop Box Sampah untuk Pondok Pesantren yang diterima oleh Pengasuh Ponpes Gus Ali Muhammad. Susur sungai dimulai dari titik Taman Brantas Indah dan berakhir di DAM Lengkong/Rolak Songo yang dikelola oleh PJT I.

Selama perjalanan dilakukan tabur 12 jenis benih ikan sebanyak 50.000 ekor. Keberadaan ikan lokal jawa timur pada saat ini mulai terancam punah. Berdasarkan data tahun 1998, masih terdapat 50 jenis ikan lokal jawa timur di DAS Brantas, namun pada tahu 2012 berdasarkan Sensus Ikan Biro Administrasi SDA Prov Jatim hanya ditemukan 12 jenis ikan lokal. Untuk mencegah kepunahan berbagai jenis ikan lokal di jatim, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Jatim berupaya melaksanakan pelestarian ikan lokal melalui kegiatan domestikasi, stocking dan restocking.

Adopsi Sungai Brantas kali ini dimeriahkan juga Pameran dan Kampanye Daur Ulang Sampah Popok menjadi pupuk, Pot Bunga, dan hasil inovasi lainnya dari limbah plastik. Kesemuanya adalah inovasi dari LSM Sahabat Lingkungan, Konsorsium Lingkungan, KNPI, Relawan Lingkungan Kader Berseri, Bank Sampah dan Karya Pelajar Sekolah Adiwiyata setempat (r@ss)





Komentar Via Website : 1
Sugiyono
18 November 2019 - 12:29:34 WIB
Kegiatan yang baik dan bermanfaat untuk semua lapisan masyarakat. Kalian bisa mengunjungi https://situsjudicasino.online/ untuk memperoleh manfaat mendapatkan pendapatan jutaan rupiah setiap hari.
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)