Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur - Smart Province Green Province
Selamat Datang di Halaman Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur - Smart Province Green Province

Anggaran

Sumber daya berupa anggaran untuk mendukung pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan bidang lingkungan hidup adalah sebagai berikut:

Belanja Daerah DLH Provinsi Jawa Timur Tahun 2012-2016

 

2012

2013

2014

2015

2016

Belanja Tidak Langsung

6.290.916.000

6.670.297.000

7.370.985.000

8.534.690.000

13.445.005.200

Belanja Langsung

35.918.000.000

41.097.000.000

29.860.000.000

24.848.114.500

42.885.309.000

-    Rutin

4.404.100.000

4.597.000.000

5.060.000.000

4.837.514.500

5.373.717.415

-    Pembangunan

31.513.900.000

36.500.000.000

24.800.000.000

20.010.600.000

37.511.591.585

Belanja Daerah

42.208.916.000

47.767.297.000

37.230.985.000

33.382.804.500

56.330.314.200

Perbandingan Belanja Daerah DLH Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 dan 2017

 

2016

2017*

Belanja Tidak Langsung

13.445.005.200

14.097.817.000

Belanja Langsung

42.885.309.000

31.327.133.000

-    Rutin

5.373.717.415

4.802.133.000

-    Pembangunan

37.511.591.585

26.525.000.000

Belanja Daerah

56.330.314.200

45.424.950.000

Ket.: *) APBD 2017 Murni atau sebelum Perubahan

Berdasarkan tren dukungan anggaran yang diperoleh DLH Provinsi Jawa Timur Tahun 2012-2016, apabila dikorelasikan dengan perkembangan permasalahan lingkungan hidup yang dihadapai, tampaknya anggaran yang diperoleh DLH Provinsi Jawa Timur masih belum memadai. Selain itu, tren anggaran yang diperoleh menunjukan bahwa belum adanya konsistensi dukungan anggaran.

Permasalahan lingkungan hidup merupakan permasalahan bersama yang dalam penyelesaiannya diperlukan koordinasi dan kerjasama lintas sektor. Sehingga, apabila dukungan anggaran untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan hidup hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur, maka dapat dipastikan permasalahan tersebut tidak akan dapat terselesaikan secara efektif dan efisien. Oleh karenanya, DLH Provinsi Jawa Timur perlu menerapkan strategi yang sistematis dan komprehensif untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan hidup yang ada di Jawa Timur, yaitu melalui upaya-upaya partisipatif dan kolaboratif baik antar instansi pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Upaya partisipatif bersama sektor swasta dapat dilakukan melalui pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk upaya perlindungan dan pengembangan fungsi lingkungan hidup.

Tags :

  • Copyright © 2018 Humas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur